Minggu, 16 Agustus 2015

STRUKTUR KEPANITIAAN BEM JBJ 2015




Ketua Umum
Achmad Muad Syaefudin
Sekretaris
Sekretaris Umum *Sherley Maail
Ajeng Bramanthi Cendik
Ajeng Septria Pangesti
Nadya Khairani A.
Bendahara
Bendahara Umum *Febriyanti Ramadhani
Putri Ariananda
Sylvia Aulia Dewi
Departemen ADKESMA
KaDept *Indah Luthfikasari S.
Fathia Nur Ananta
Lina Ariani
Novia Fajriani
Ulfah Fauziyyah
Ulfa Ihsantianti R.
Riska Rahmawati
Departemen Dikdaya
KaDept *Fajar Ramadhan
Astri Rizki Septiyani
Deta Atika K.
Devi Sutyawan
Rafika Robbyanti
Rizky Dwi Ananda
Savira Kania P.
Departemen PSDM
KaDept *Dina Chaerani
Alfiyyah
Dwi Novaldi
Annistya Fadhilah
Antis Dio Marliani
Keumala Filzahira
M. Sahid
M. Jamil
Departemen Kerohanian
KaDept *Rachmawati
Dheanez S.A.
Fitria
Hanifah Shalihah
Khalida Zia Begam
Ni Made Indah
Reza Prawirahaq
Departemen Humas
KaDept *Herwina
Dine Rosyana
Natasha Hera P.
Nindia Novianti
Nurul Amalia
Rida Trianti
Tiara Aditya Yusuf
Yulia Trisnawati

Minggu, 02 Agustus 2015

Komunikasi di Jerman

Hallo, Wie geht's? Yuk kita lanjutkan aktivitas kita dengan suatu hal yang berguna tanpa sia-sia dengan mengujungi serta membaca blog kami. Sebelumnya kalian pasti mempunyai cara dan gaya berbeda dalam berkomunikasi kan? Begitupula dengan masyarakat di negara Jerman, mereka memiliki ciri khas dalam berkomunikasi. Mari kita baca :)

1. Berbicara langsung dan tidak suka basa-basi
Orang jerman sangat menghargai waktu, begitupun
saat berkomunikasi. Mereka lebih suka “to the
point” terhadap pembicaraan. Basa-basi memang
kerap menjadi bumbu komunikasi tetapi kadang-
kadang menjadi tidak jelas dan menimbulkan
permasalahan. Orang jerman adalah orang yang
teratur, terencana dan sistimatis sementara basa-
basi hanya mengulur waktu dan diluar rencana
atau konteks bicara. Jadi jika anda akan membuat
pertemuan/rapat bisnis atau yang menyangkut
seputar pekerjaan, upayakan pertemuan yang
berencana, bertujuan dan sistimatis. Jika pasangan
anda atau orang terdekat anda adalah orang
jerman, nyatakan secara langsung maksud anda
ketimbang anda meminta mereka menebak
pembicaraan.

2. Berwajah serius untuk pertama kali dan akan
bersikap ramah dan terbuka bila sudah
mengenalnya.
Jika dibilang tidak suka senyum, orang jerman
salah satunya. Bukan karena mereka pelit senyum
tetapi mereka hanya bersikap ramah, termasuk
senyum bila sudah kenal dan akrab. Di tempat
umum, wajah mereka terlihat serius dan tertutup.
Budaya senyum kepada siapa saja tidak berlaku
pada orang jerman untuk orang asing atau tidak
dikenal baik. Mereka bukan sombong tetapi
memang demikian adanya.

3. Kontak mata saat berbicara
Bagi mereka yang menghindari kontak mata saat
berbicara bisa disebabkan karena persoalan
budaya yang memang mengajarkan begitu.
Dipandang tak sopan jika menatap mata langsung.
Selain itu, menghindari tatap mata bisa jadi
karena persoalan internal yang menyangkut
kebenaran yang disampaikan atau kepercayaan
diri terhadap lawan bicara. Ini tidak berlaku di
Jerman. Bila sepasang kekasih atau suami isteri
asal Jerman, mereka akan saling memandang satu
sama lain. Mereka terlihat mesra dari tatapan
mata. Untuk urusan komunikasi, orang jerman
dapat dikatakan suka berbicara jujur sehingga
mengandalkan kontak mata sebagai bagian
komunikasi non verbal.

4. Jujur dan mungkin sedikit menyakitkan
Seperti dikatakan di atas, orang jerman suka
berbicara jujur dan apa adanya. Mereka adalah
orang yang langsung (direct) yang memang bagi
sebagian orang komentar mereka bisa sedikit
menyakitkan. Jadi jangan marah jika mereka
berbicara apa adanya tentang anda. Jangan
khwatir, saya belum menemukan orang jerman
sampai sekarang yang suka mendendam. Mereka
juga orang yang logis dan rasional. Istilah dalam
bahasa Indonesia, jangan dimasukkan ke dalam
hati.

5. Kontak tubuh
Jika di atas kita membahas kontak mata, orang
jerman juga orang yang ekspresif untuk melakukan
kontak tubuh. Pertama kali bertemu, mereka akan
menjabat tangan dengan hangat sambil menepuk
bahu anda. Itu wajar. Pertama kali saya bertemu
orang jerman di bagian selatan, mereka akan
mengajak kita berpelukan sambil “cipika cipiki”
atau cium pipi. Itu adalah bentuk sapaan yang
hangat baik pria maupun wanita. Mereka
memperlakukan wajar dan sama, terutama jika
akrab dan sudah kenal baik.

6. Formal
Lingkup pertemanan orang jerman sangat
terbatas. Mereka lebih memikirkan kualitas
hubungan, karena mereka selektif dan ketat.
Mereka termasuk lambat dalam urusan
persahabatan. Dengan begitu, mereka bisa
membedakan urusan dalam pekerjaan/bisnis
dengan persolan pribadi/keluarga. Dalam bahasa
jerman dikenal ‘you’ untuk konteks formal dan
informal. Terhadap orang asing atau baru
bertemu, maka orang jerman akan memanggil
“Sie” sedangkan untuk sapaan informal atau sudah
dikenal dengan sapaan “Du”. Mereka akan berhati-
hati dalam berbicara dan menyapa dengan “Sie”.
Sebagai contoh untuk memanggil dokter
perempuan, mereka akan menyapa “Guten
Morgen, Frau Doktor”. Untuk salam formal,
mereka menempatkan gelar akademis. Dalam
situasi formal, perempuan disapa “Frau” dan laki-
laki disapa “Herr”.

7. Mampu membedakan urusan bisnis atau
pekerjaan dengan hal pribadi
Orang jerman tidak suka membicarakan atau
mencampuradukkan urusan bisnis dengan
persoalan pribadi. Dalam urusan pekerjaan,
mereka akan fokus pada hal-hal bisnis/pekerjaan.
Orang jerman jarang mengundang untuk ke rumah
mereka, bila itu terjadi maka komunikasi informal
yang dimaksud.

8. Pentingnya janji dalam pertemuan dan disiplin
waktu
Dianggap tidak sopan jika kita berkunjung ke
rumah kerabat di Jerman tanpa janji. Apa pun
dalam segala urusan bisnis dan sosial, kita
membuat janji bertemu. Jerman merupakan
negara yang teratur, tertib dan disiplin dengan
istilah “termin”. Jika kita mendapatkan undangan
berkunjung atau memiliki pertemuan dengan
orang jerman, kita diharapkan datang tepat waktu.
Mereka yang datang terlambat atau tidak tepat
waktu dipandang tidak sopan. Mereka sangat
menghargai waktu. Dalam sapaan formal, mereka
akan memanggil nama belakang (nama keluarga)
kepada anda pertama kali.

9. Rasional, berpikir deduktif dan logis
Jerman adalah orang yang suka berpikir deduktif
dan membangun pengetahuan teoritis untuk
sebuah argumen. Mereka lebih menerima segala
hal yang rasional dan logis. Mereka cenderung
kritis, suka berdebat dan mengkaitkan pertanyaan
dengan subyek terkait atau fokus. Mereka akan
mengatakan “Anda salah” secara blak-blakan
dalam urusan pekerjaan.

10. Sedikit yang berbicara bahasa inggris.
Tak banyak dijumpai orang jerman bisa berbicara
dalam bahasa inggris yang baik dan benar. Semua
hal untuk publik lebih banyak dituliskan dalam
bahasa jerman. Bahkan untuk nonton film impor
buatan Hollywood misalnya, Jerman sudah
mengalihbahasakan menjadi bahasa jerman.
Mereka akan sangat menghargai bila kita bisa
berbicara bahasa jerman meski masih terbata-
bata. Ucapkan “Hallo” atau “Servus” sebagai
sapaan pembuka.

PERILAKU NONVERBAL ORANG JERMAN & INDONESIA
1. Dalam berjabat tangan ada pengecualian dari jerman
umumnya orang jerman baik pria ataupun wanita
tidak suka menyentuh apalagi memegang sesama
jenis kecuali mereka mau dipanggil gay atau lesbi
sedangkan di Indonesia, berjabat tangan sesama jenis
saat bertemu adalah hal yang wajar, bahkan
terkadang untuk kalangan tertentu di Indonesia,
cipika-cipiki juga merupakan hal yang wajar.

2. Di Jerman kaum wanita seperti juga kaum pria biasa
berjabatan tangan dalam pergaulan sosial sedangkan
di Indonesia, berjabat tangan lawan jenis bisa menjadi
hal yang wajar tapi bisa menjadi hal yang dilarang
jika dilihat dari sudut pandang islam.

3. Di Jerman, pemuda yang menggandeng bahu sesama
jenis dikatakan gay, sedangkan di Indonesia tidak
jarang seorang pemuda menggandeng bahu temannya
ketika berjalan kaki menyusuri trotoar tanpa ada
kekhawatiran dikatakan homo, dan perilaku tersebut
di Indonesia lebih menandakan keakraban
kekerabatan maupun kekeluargaan

4. Di jerman, acungan jempol juga dapat berarti satu,
isyarat seperti ini terkadang digunakan oleh orang
jerman untuk memesan satu (botol atau gelas) bir
kepada pelayan sedangkan di Indonesia acungan
jempol mungkin mengatakan bagus, oke, sip atau
beres.

5. Untuk menunjukkan istimewa (excellent) terkadang
orang jerman mempertemukan ujung jempol dan
telunjuk (membentuk lingkaran) dengan meninggalkan
dan membiarkan ketiga jari lainnya berdiri sedankan di
Indonesia, isyarat ini untuk menunjukkan bahwa
segala sesuatunya sudah beres.

6. Di Indonesia menyentuhkan telunjuk kanan di kening
dengan posisi miring menjunjukkan bahwa seseorang
itu sinting sedangkan di Jerman hal ini dilakukan
dengan nenunjukkan telunjuk sebelah kanan ke kening
sebelah kanan pula. Isyarat ‘gila’ di Jerman bisa
berarti “pikirlah pakai otak” atau sebagai tanda untuk
berpikir.

7. Orang jerman sangat lazim menunjukkan sesuatu
dengan telunjuk kepada atasannya semisal seorang
atasan bertanya “dimana buku saya ?” sedangkan di
Indonesia, hal tersebut adalah merupakan
ketidaksopanan. Orang-orang kita biasanya
menggunakan ibu jari menghadap ke atas dengan
arah menunjukkan tempat/benda tersebut.

8. Orang Jerman mengetuk-ngetuk meja dengan semua
jari yang ditekukkan sehingga tangan terkepal ini
bertujuan member applause seseorang, di Indonesia
seseorang memberikan applause dengan menepuk-
nepukkan kedua telapak tangan dan terkadang diiringi
dengan berdiri untuk lebih menjadikan orang yang
diberi applause itu istimewa.

9. Orang Jerman menyuruh orang lain diam dengan cara
meletakkan jari telunjuk di bibir sambil mengatakan
“ssstt” hal ini mirip dengan apa yang dilakukan di
Indonesia, tapi di Indonesia bisa juga dengan
menempelkan ujung jari-jari tangan kanan ke telapak
tangan sebelah kiri atau sebaliknya sehingga
membentuk seperti huruf ‘T’, bisa juga dengan
mengatup-atupkan antara ibu jari dengan dua jari di
atasnya (telunjuk dan jari tengah).

10. Orang Jerman meletakkan jempol ke lubang telinga,
membiarkan kelingking berdiri dan menekuk ketiga jari
lainnya, isyarat seperti ini berarti mengatakan”mari
kita bicara lewat telepon nanti”, sama seperti di
Indonesia hanya saja terkadang di Indonesia ditambah
dengan tangan digerak-gerakkan.

11. Dijerman isyarat yang buruk seperti mengacungkan
jari tengah dapat membawa pelakunya ke meja hijau
karena sudah termasuk pelanggaran yang sangat
berat, sedangkan di Indonesia isyarat seperti itu
memang sangat tidak sopan tetapi bisa tidak sampai
membawa pelaku ke meja hijau.

12. Di jerman memberikan bunga mawar merah kepada
wanita dianggap sebagai suatu undangan yang
romantis, tetapi menjadi tidak baik jika dikaitkan
dengan hubungan bisnis.

Tradisi dan Kebiasaan Orang Jerman

Hallo alle! Senang sekali akhirnya kami dapat kembali memberikan informasi seputar negara Jerman.
Jerman merupakan sebuah negara yang mempunyai budaya unik, budaya tersebut juga dapat terlihat pada kebiasaan orang-orang Jerman yang mereka lakukan sehari-hari. Berikut merupakan tradisi dan kebiasaan orang-orang Jerman, semoga dapat menambah pengetahuan kalian :)

1. Tradisi Pemberian Nama
Pernah dengar nama Müller,Weber,atau Schweinsteiger?,tau artinya?
Kalau kita denger sih kayaknya keren tapi ternyata artinya dikit lucu bagi orang indonesia. Orang Jerman pada jaman dahulu suka menggunakan nama pekerjaan mereka sebagai nama panggilan mereka selain nama-nama umum yang memang sudah ada sejak ratusan tahun lalu
seperti Mark,Ribert,David,dll. Orang eropa memang cendrung menggunakan nama-nama yang umum tersebut tanpa menggubahnya, sehingga nama-nama orang eropa yang sudah tua itu masih saja dipakai hingga saat ini.
Disamping nama-nama umum itu orang jerman juga suka menambahkan nama pekerjaan mereka di belakang nama umum tersebut. Kebiasaan itu berlangsung hingga sekarang, malah telah menjadi nama keluarga. Berikut beberapa nama-nama orang Jerman dan artinya:
Mueller (penggiling)
Bauer (petani)
Schneider (pemotong)
Kaufmann (pedagang)
Schumacher(pembuat sepatu)
Schiffer (juragan)
Graf (pegawai pencatat)
Schweinsteiger (pengembala/pengurus babi)
Weber (penenun)

2. Tradisi Pernikahan
Di Jerman bulan pilihan untuk menikah adalah Mei. Tradisi
yang berhubungan dengan pernikahan di Jerman yang banyak
dan berbeda-beda menurut wilayah.
Brides sering membawa garam dan roti sebagai pertanda
untuk hasil panen yang baik dan laki-laki membawa gandum
untuk kekayaan dan nasib baik.
Pada daerah-daerah tertentu di Jerman, hingga sekarang
masih mewarisi kebiasaan ritual pernikahan kuno tertentu,
misalkan sebuah contoh di daerah Bonn yang masih nge-trend
yakni ritual Bude Abend yang sebelum pernikahan
membanting ember dan memecah piring.
Sama halnya dengan situasi di negara Eropa lainnya, pemuda-
pemudi Jerman kebanyakan di dalam gereja melangsungkan
ritual pernikahan dan di rumah melangsungkan pestanya .
Pihak lelaki menutup biaya untuk acara di gereja, daftar nama
para tamu peserta pesta pernikahan kebanyakan ditentukan
oleh orang tua mempelai wanita.
Akan tetapi, pada kebanyakan situasi, orang tua pihak
mempelai selalu berunding dengan besan mereka, masing-
masing mengusulkan separuh nama tamu, dengan begitu bisa
menghindari munculnya hal tidak menyenangkan pada saat
pesta berlangsung.
Pesta pernikahan pada umumnya, daftar nama tamu biasanya
termasuk anggota keluarga kedua keluarga, kawan kedua
belah pihak orang tua, para teman mempelai pria dan wanita,
secara garis besar ditentukan berdasarkan perbandingan yang
setara.
Di dalam suasana pesta yang khidmat, mempelai pria yang
berbusana pakaian rapi dan bergandengan tangan dengan
mempelai wanita yang bergaun putih, di bawah kawalan dari
pengapit pengantin laki-perempuan, memasuki arena pesta
pernikahan, para undangan menyatakan selamat kepada
pengantin baru, kedua mempelai menyatakan rasa terima
kasih kepada hadirin satu persatu.
Secara tiba-tiba, suara Ting ting tang tang pecahan piring
dan bunyi gaduh bantingan mangkuk, selain itu juga tiada
henti, persis bagaikan suara petasan pada saat malam tahun
baru Imleek. Ternyata, dengan mengikuti kebiasaan tradisional
setempat, sebelum resmi menikah harus melangsungkan ritual
membuang yang lama (sial) menyongsong yang baru.
Para undangan yang mengikuti acara pesta, setiap orang pada
membawa aneka macam mangkuk pecah, piring retak, botol
pecah dan lain sebagainya. Di dalam ritual, orang-orang pada
berlomba membanting piring dan memecah botol, silih
berganti, suara gaduh tidak berhenti.
Benda-benda rombeng yang dibawa dan dibanting para tamu
berserakan di lantai, orang tua pengantin wanita dengan
tersenyum simpul mengumpulkan pecahan benda-benda
tersebut dan disapu menjadi satu dimasukkan ke dalam
sebuah koper usang serta disulut dengan api di tengah
halaman, para hadirin mengelilinginya sembari menyanyi dan
menari, bersorak sorai dan berlompatan.
Di dalam konsepsi tradisional orang Tionghoa, pada saat
pesta, pantang memecahkan barang, konsepsi tradisional
orang Jerman justru terbalik.
Mereka menganggap dengan membanting dan melempar
keras-keras, bisa membantu kedua mempelai menghapus
kegundahan masa lampau dan menyongsong permulaan yang
indah, di dalam perjalanan kehidupan yang panjang, sang
suami-isteri bisa selalu mempertahankan asmara yang
hangat, selama hidup tak berpisah hingga rambut memutih.
Yang lebih menarik ialah, suami isteri pengantin baru tidak
boleh menikmati malam pertama dengan tenang, melainkan
berkonsentrasi penuh, dengan seksama memperhatikan
keadaan sekeliling.
Selalu saja ada tetangga kiri kanan yang secara berkala
memecahkan seperangkat porselen, sesudah kedua mempelai
itu mendengarnya, sebagai reaksinya diharuskan dengan
segera memecah juga sebuah benda.
Seolah-olah pihak lain memecah sebuah benda pecah-belah
adalah mengucapkan selamat kepada mereka, maka mereka
juga membanting sebuah porselin untuk menunjukkan rasa
terima kasih.
Hal hal unik lainnya dalam tradisi pernikahan di jerman yaitu
pengantin wanita sering membawa garam dan roti sebagai
pertanda untuk hasil panen yang baik dan laki-laki membawa
gandum untuk kekayaan dan nasib baik.

3. Pola Tidur
Survei tidur global yang dilakukan The National Sleep Foundation menemukan pola dan kebiasaan tidur unik dari setiap orang di enam negara besar di dunia.
Sebanyak 36% warga Jerman yang disurvei mengaku tidur kurang dari tujuh jam setiap malam. Kualitas tidur warga Jerman sangat dipengaruhi oleh kondisi kamar tidur. Mereka mengaku lebih
santai jika kamar memiliki aroma segar dan menyenangkan.
Sehingga mereka membersihkan dan merapikan kamar setiap minggu agar mendapat udara segar sehingga memiliki kualitas tidur malam yang baik.

4. Kebiasaan Makan
Bratwurst , roti, sosis, keju, Sauerkraut, Currywurst , Kartoffelsalat … adalah beberapa jenis makanan yang pastinya tak jarang
ditemukan, namanya terngiang-ngiang ditelinga bahkan terbayang dipikiran para pembaca di Indonesia, jika kita mendengar
kata Jerman. Lalu bagaimana dengan kebiasaan makan di
Jerman? Apakah memang hanya jenis makanan ini yang
menjadi menu makanan sehari-hari di Jerman dan merupakan menu makanan di setiap waktu makannya?
Kebiasaan makan di Jerman sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan kebiasaan makan di negara kita, yang pada umumnya terdiri dari waktu sarapan pagi, makan siang dan makan malam.

Sarapan Pagi
Seperti biasa kebiasaan makan di mulai dengan sarapan pagi. Ditemani secangkir kopi atau teh, berbagai jenis roti tawar dan juga jenis roti Brötchen dengan olesan berbagai selai manis beragam rasa atau coklat
merupakan salah satu dari menu standar sarapan pagi. Atau bahkan berbagai jenis keju serta sosis dapat juga menjadi pilihan untuk
sarapan. Namun tak menutup kemungkinan jika menu di pagi hari lebih luas lagi seperti menghidangkan makanan lainnya diantaranya
yoghurt , cornflakes , müsli dan juga telur rebus serta berbagai jenis jus buah-buahan untuk minumannya.

Makan Siang
Makan siang merupakan waktu makan utama yang memiliki
menu berat layaknya seperti di Indonesia nasi beserta lauk
pauknya. Hanya di Jerman makan siang selalu dihidangkan
dalam keadaan panas dan fresh dan menu makanan yang
disantap sering bervariasi. Seringkali menu yang ada terdiri
dari menu masakan berbahan dasar daging, kentang serta
sayur-sayuran.

Makan Malam
Abendbrot – der Abend= malam – das Brot=roti, itulah
sebutan makan malam dalam bahasa Jerman. Dari
sebutannya saja sudah dapat diartikan jika menu makan
malam hanya terdiri dari berbagai jenis roti – Brot – yang
dihidangkan dengan berbagai jenis keju, irisan sosis dan salat.
Namun kadangkala disajikan pula makanan lainnya yang
dalam keadaan „panas“ seperti sup.
Selain ketiga waktu makan yang telah disebutkan, adapula
waktu makan lainnya yaitu sebagai waktu makan tambahan.
Tepatnya waktu makan ini dilakukan di sore hari disaat akhir
pekan. Hidangan yang tersedia pun adalah berbagai jenis kue
atau kue tart yang disertai dengan minum kopi atau teh
bersama. Waktu ini seringkali juga digunakan untuk
berkumpul bersama sanak keluarga atau teman bahkan
sahabat.
Akan tetapi dengan seiringnya perubahan waktu dan
perkembangan jaman yang disertai dengan perubahan cara
hidup orang Jerman dan kesibukan serta kebutuhan yang
berbeda-beda, kebiasaan makan di Jerman pun turut
mengalami perubahan. Dengan tingkat kesibukan yang tinggi
tak banyak dari orang Jerman yang meluangkan cukup waktu
untuk makan. Seringnya mereka hanya menghabiskan
kebiasaan makannya dalam waktu singkat, sebagai contoh di
kala siang hari karena pekerjaan atau kegiatan lainnya tak
jarang makanan di kantin tempat bekerja, restoran ataupun
makanan siap saji bahkan makanan dari Imbiss sudah biasa
dijadikan sebagai alternatif.
Lalu waktu makan pada siang dan malam hari pun seringkali
bervariasi, yang pasti adalah salah satu dari waktu makan
tersebut menyajikan makanan dalam keadaan panas dan
fresh . Selain itu berbagai restoran yang menghidangkan
berbagai jenis makanan dari berbagai negara, sebut saja
seperti hamburger, döner kebab , pizza , pasta, dan juga sejenis
makanan asia menambah jenis makanan yang dapat ditemui
di Jerman. Tentunya yang tak kalah penting juga bahwa
banyak Imbiss yang hampir dapat ditemui di seluruh pelosok
Jerman yaitu semacam restoran atau kios kecil yang menjual
makanan tertentu diantaranya seperti Pommes Frites ,
Bratwurst , Currywurst , Kartoffelsalat dan lainnya melengkapi
sudah keanekaragaman jenis makanan yang tersedia di
Jerman.
Setidaknya para pembaca sekarang sudah mengetahui kira-
kira kebiasaan makan di Jerman, tetapi yang mungkin harus
diketahui juga bahwa tentunya kebiasaan dan jenis makanan
yang ada di Jerman pun berbeda-beda tergantung dari
wilayah masing-masing, layaknya di Indonesia yang memiliki
khas makanan dari tiap-tiap daerahnya.

5. Kebiasaan Mengisi Waktu Luang
Waktu luang yang tersedia untuk remaja dan orang dewasa di Jerman sekarang lebih banyak daripada yang tersedia sepuluh tahun
lalu – rata-rata enam setengah jam per hari. Orang Jerman paling suka menghabiskan waktu itu dengan berolahraga atau dengan mengikuti acara budaya. Waktu yang dihabiskan penduduk Jerman di depan
pesawat televisi atau dengan mendengar radio lebih sedikit dibandingkan dengan
kebanyakan negara OECD lainnya.
Di Jerman istilah mall jarang dipakai, karena jarang ada.
Yang ada di Jerman adalah Fußgängerzone, yaitu daerah
pejalan kaki terbuka dan di sebelah kiri-kanan ada toko-
toko. Pada umumnya orang Jerman lebih suka meluangkan
waktu untuk jalan-jalan di taman dari pada ke mall. Mereka
biasanya hanya pergi belanja kalo memang ada keperluan
tertentu dan bukan hanya untuk jalan-jalan.

Rabu, 22 Juli 2015

Sejarah Bendera Jerman

Hallo alle? wie geht's? senang sekali akhirnya kami dapat menulis dan memberikan seputar informasi menarik ataupun yang belum kalian ketahui kembali setelah sekian telah berlalunya bulan puasa hingga lebaran.
kali ini kita akan mengajak kalian untuk mengetahui mengapa warna bendera negara Jerman berwarna hitam, merah dan kuning emas? pasti penasarankan? yuk simak!




Bendera Jerman pertama kali diperkenalkan pada tahun 1919, dan pada tahun 1949 bendera ini dipakai untuk negara Jerman Barat. Kemudian pada 1991 setelah Jerman bersatu, bendera ini kembali digunakan. Bendera ini terdiri dari tiga warna, yaitu hitam yang berada di atas, merah di tengah dan kuning emas dibawah.

Terdapat dua teori mengenai asal usul warna-warna bendera ini. Teori pertama mengatakan bahwa warna bendera diambil dari pakaian seragam yang digunakan oleh Kor Bebas Lutzow yang dianggotai oleh para Mahasiswa, dengan tujuan untuk menentang pendudukan Napoleon di negara Jerman. Teori kedua mengatakan bahawa warna tersebut berasal dari lamabang Kerajaan Rom Holy.
Asal-usul warna bentuk bendera Jerman paling awal tidak diketahui secara pasti. Salah satu teori menyatakan bahwa warna hitam dan emas yang terkait dengan Dinasti Habsburg Austria adalah inspirasi untuk skema warna awal. Gagasan lain adalah bahwa warna-warna itu diambil dalam keterkaitan dengan Kekaisaran Romawi Suci.
Era 1840-an ditandai dengan kekalahan Napoleon. Warna merah, hitam, dan kuning emas dirancang menjadi bendera oleh Parlemen Frankfurt pada tahun 1848 dengan dimulainya Konfederasi Jerman. Oleh karena itu, warna hitam dan emas memiliki ikatan sejarah dengan Austria. Sementara warna merah mewakili Hanseatic League, yang merupakan serikat perdagangan dengan asal-usul di Jerman utara.
Masa setelah Perang Austro-Prusia membawa lebih banyak perubahan. Untuk periode 50 tahun yang dimulai pada tahun 1871, bendera baru dirancang. Garis-garis hitam, putih, dan merah digabungkan dari warna merah dan putih dari Hanseatic League dengan warna hitam dan putih dari Prussia.
Perang Dunia I dan II membawa perubahan tidak hanya untuk masyarakat Jerman, tetapi juga untuk warna bendera mereka. Bendera hitam, merah, dan kuning emas diciptakan pada tahun 1918, dan diubah oleh Adolf Hitler menjadi hitam, putih, dan merah dengan lambang swastika di tahun 1933. Selama Perang Dunia II, pasukan Sekutu melarang bendera nasional Jerman. Pada tahun 1949, warna hitam, merah dan kuning emas diperkenalkan kembali.
Selama pembagian negara Jerman, bendera Jerman Timur digabungkan dengan lambang Jerman Timur. Reunifikasi 1990 kembali membuat warna bendera seluruh Jerman menjadi hitam, merah, dan kuning emas. Warna bendera modern ini menandakan demokrasi dan kebebasan. Ternyata tak disangka begitu banyak peristiwa yang harus dilalui untuk mendapatkan warna bendera sebagai lambang suatu negara. Maka, kita sebaiknya harus menghargai bendera Indonesia sebagai warna bendera negara kita karena sekarang kita juga tahu tidak mudah mendapatkannya seperti sejarah bendera Jerman tersebut :)

Jumat, 12 Juni 2015

Schloss Neuschwanstein

Keberadaan Istana kerajaan ini sesungguhnya di bangun kembali ( di rekonstruksi kembali) ketika kerajaan Bavaria di perintah oleh raja Ludwig II. cerita yang menarik dari di bangunnya (di renovasinya) istana kerajaan ini oleh raja Ludwig II ini karena alasan beliau sangat mengagumi seorang raja yaitu “Richard Wagner”. Walaupun pada masa pemerintahannya (semasa hidup raja Ludwig II), tidak seorangpun (tamu) di perkenankan untuk mengunjungi gedung kerajaan ini. Namun setelah kepergian (meninggalnya) raja Ludwig II ini di tahun 1886, bangunan istana ini kemudian di buka untuk umum, hingga membuat hampir semua cerita tentang sejarah kerajaan dan pemerintahan Ludwig II ini bisa di dapatkan dari saksi bisu bangunan bersejarah ini.
saat ini Schloss Neuschwanstein merupakan daerah tujuan wisata (DTW) yang paling terpopuler di kunjungi wisatawan dunia. Cerita tentang hal-hal yang berhubungan dengan istana kerajaan inipun sudah juga banyak di dokumentasikan dalam berbagai bentuk film disney land, seperti: “Sleeping Beauty Castle”, “Cinderela Castle”. Saat ini kepemilikan istana kerajaan Schloss Neuschwanstein berada di bawah tanggung jawab pemerintahan provinsi Bayer.

Raja Ludwig II mungkin paling dikenal sebagai inspirasi untuk Disney Cinderella Castle, tapi tujuannya adalah sesuatu yang populer dalam dirinya sendiri, karena dapat menyambut 1,3 juta pengunjung setiap tahunnya.Meskipun tindakan dan kebijakan Ludwig sebagian besar ditentukan oleh otoritas Prusia, ia merasa pantas jika istana cocok untuk sang raja, dan ia sempat mengalami kehancuran ekonomi Bavaria untuk membiayai proyek kesombongan nya.Pejabat Bavaria segera menghentikan pembangunan istana setelah kematian Ludwig, kemudian membuka istana Neuschwanstein sebagai objek wisata untuk mencoba untuk menutup beberapa uang yang dihabiskan untuk konstruksi.
Pemerintahan Ludwig
Ludwig naik tahta Bavaria di tahun 1864, tapi setelah Prusia menaklukkan Bavaria pada tahun 1866, kerajaan Ludwig menjadi kantor yang ketat tkarena terdapat wewenang yang cukup besar. Ia menggunakan semua sumber daya yang dimilikinya untuk pembangunan benteng sampai pihak berwenang menangkapnya pada bulan Juni 1886, dan menyatakan bahwa mental Ludwig  tidak layak untuk bertindak sebagai raja. Setelah itu, mayat Ludwig ditemukan dan muncul di sebuah danau dua hari kemudian.
Saat membangun Istana Ludwig menarik inspirasi untuk Neuschwanstein dari Hohenschwangau Castle, rumah masa kecilnya. Nama Ludwig memilih untuk istananya adalah New Hohenschwangau, dan ia memilih sebuah situs pada Jugend, punggung gunung yang menghadap Pollat ​​Gorge, untuk konstruksi. Otoritas Bavaria berganti nama menjadi Kastil Neuschwanstein setelah kematian Ludwig. Ludwig berharap untuk memiliki proyek selesai dalam waktu tiga tahun, namun kompleksitas teknis dan kesulitan bekerja pada tebing melambat konstruksi turun jauh. Pembangun yang meletakkan batu pondasi pertama pada tahun 1869 dan menyelesaikan benteng Gateway Building, rumah Ludwig dalam lokasi konstruksi, pada tahun 1873. Porsi selesai akhir Neuschwanstein, yang dimana Bower dan Square Tower tidak selesai sampai 1892. Beberapa ide arsitektur yang aneh dimana Ludwig yang gagal mencapai hasil termasuk Moor Hall, ruang penerimaan yang memiliki air mancur hiasan sebagai pusat nya, dan Knight Bath untuk menyediakan kolam renang mandi memungkinkan Ludwig untuk meniru pembersihan ritual Tentara Salib yang akan melakukannya sebelum mencari Holy Grail.

Seni dan Teknologi Neuschwanstein dunia
Visi arsitektur Ludwig Neuschwanstein adalah versi ideal dari sebuah kastil abad pertengahan, salah satu yang lebih cocok untuk sebuah dongeng dari satu yang otentik direplikasi istana yang sebenarnya pada zaman tersebut. Ludwig adalah penggemar berat opera komposer Richard Wagner dan dihiasi Neuschwanstein dengan moral, lukisan dan karya seni lainnya terinspirasi oleh legenda Jerman yang termasuk dalam opera Wagner.Ludwig juga dilengkapi istananya dengan teknologi yang mutakhir di abad ke-19.Neuschwanstein memiliki tempat pemandian air panas dan dingin berjalan, toilet flush, pemanas udara sentral dan bahkan sepasang telepon.
Mengunjungi Neuschwanstein
Neuschwanstein buka setiap hari sepanjang tahun, meskipun mengurangi jam operasinya antara bulan Oktober dan Maret. Biasanya orang-orang membeli tiket secara online atau memesan melalui telepon, seperti membeli langsung dari kantor tiket Bavarian. Orang-orang harus mendaki untuk menempuh perjalanan ke istana tersebut, bisa juga dengan naik sebuah bus dari Hotel Lisl atau naik kereta kuda di depan Hotel Muller. Neuschwanstein sering menawarkan tiket masuk gratis untuk anak di bawah 18 didampingi oleh orang dewasa membayar. Setelah tur, pengunjung dapat melihat video mengenai kehidupan Ludwig yang diputar kurang lebihnya sekitar 20 menit dan disajikan dengan soundtrack musik Wagner.
Itulah sekilas tentang schloss Neuschwanstein, berminat untuk berkunjung? :D

Sabtu, 06 Juni 2015

Mein Kampf

Tahukah kalian dengan buku berjudul 'Mein Kampf' yang terkenal di jamannya itu? Meskipun buku itu dikira telah 'ditulis' oleh Hitler, Mein Kampf bukanlah buku dalam pengertian umum seperti itu. Hitler tidak pernah benar-benar duduk dan mengetuk mesin tik atau menulis tangan, tetapi didiktekan pada Rudolph Hess sambil mondar-mandir di sel penjaranya tahun 1923-24 dan kemudian di sebuah losmen di Berchtesgaden.
Ketika membaca Mein Kampf seperti mendengarkan pembicaraan panjang Hitler tentang masa mudanya, saat-saat awalnya di partai Nazi, rencana masa depan untuk Jerman, dan ide tentang politik dan ras.
Judul asli yang dipilih Hitler adalah "Empat Setengah Tahun Berjuang Melawan Kebohongan, Kebodohan dan Kepengecutan." Penerbit Nazi-nya mengetahui yang lebih baik dan memendekkannya "Mein Kampf," yang berarti Perjuanganku, atau Pertempuranku.
Ini menggabungkan unsur otobiografi dengan eksposisi ideologi politik Hitler. Volume 1 Mein Kampf diterbitkan pada tahun 1925 dan Volume 2 pada 1926. Buku ini diedit oleh mantan biarawan Hieronymite Bernhard Stempfle yang kemudian tewas dalam Malam Pisau Panjang.

Hitler mulai medikte buku sambil dipenjara karena apa yang dianggap sebagai "kejahatan politik" setelah revolusi gagal di Munich pada bulan November 1923. Meskipun Hitler menerima banyak pengunjung sebelumnya pada, ia segera mengabdikan dirinya sepenuhnya untuk buku. Saat ia melanjutkan, Hitler menyadari bahwa itu akan menjadi sebuah karya dua volume, dengan volume pertama dijadwalkan untuk rilis pada tahun 1925 awal. Gubernur penjara Landsberg mencatat pada waktu itu "dia [Hitler] berharap buku ini akan berjalan ke edisi banyak, sehingga memungkinkan dia untuk memenuhi kewajiban keuangan dan untuk membiayai biaya yang timbul pada saat sidang."

Hitler awalnya ingin menelepon buku yang akan datang nya Viereinhalb Jahre (des Kampfes) gegen luge, Dummheit und Feigheit, atau Empat Tahun Setengah (Perjuangan) Terhadap Lies, Stupidity dan pengecut. Max Amann, kepala Franz Eher Verlag dan penerbit Hitler, dikatakan telah menyarankan jauh lebih singkat "Mein Kampf".

Dalam Mein Kampf, Hitler menggunakan tesis utama dari "bahaya Yahudi", yang berbicara tentang konspirasi Yahudi diduga untuk mendapatkan kepemimpinan dunia. Narasi tersebut menggambarkan proses dimana ia menjadi semakin anti-Semit dan militeristik, terutama selama tahun di Wina. Namun, asal-usul yang lebih dalam dari anti-Semitisme nya tetap menjadi misteri. Ia berbicara tentang tidak memiliki bertemu seorang Yahudi sampai ia tiba di Wina, dan bahwa pada awalnya adalah sikap liberal dan toleran. Ketika ia pertama kali bertemu pers anti-Semit, katanya, dia diberhentikan sebagai tidak layak pertimbangan serius. Beberapa saat kemudian dan cukup tiba-tiba, tampaknya, ia menerima pandangan anti-Semit yang sama sepenuh hati, yang menjadi penting dalam programnya rekonstruksi nasional. Menjadi berkenalan dengan Zionisme, yang ia sebut sebagai "gerakan besar," adalah apa Hitler klaim bersatu pandangannya bahwa seseorang tidak dapat menjadi seorang Jerman dan seorang Yahudi.

Mein Kampf juga telah dipelajari sebagai bekerja pada teori politik. Misalnya, Hitler mengumumkan kebenciannya dari apa yang dia yakini sebagai kejahatan kembar di dunia: komunisme dan Yudaisme. Wilayah Jerman baru yang diperlukan untuk memperoleh dengan benar akan memelihara "takdir sejarah" rakyat Jerman; tujuan ini, yang Hitler disebut sebagai "Lebensraum" (Atau ruang hidup dalam bahasa Inggris), menjelaskan mengapa Hitler agresif diperluas ke timur Jerman, khususnya invasi Cekoslowakia dan Polandia, sebelum ia melancarkan serangan melawan Rusia. Dalam Mein Kampf Hitler secara terbuka menyatakan bahwa masa depan Jerman "harus terletak pada pembelian tanah di Timur dengan mengorbankan Rusia". invasi Hitler Perancis tidak termotivasi oleh bagian dari ideologi, karena ia sebelumnya menyatakan bahwa Lebensraum harus ditemukan ke arah timur, tetapi sebagai pembalasan dan pekerjaan strategis setelah deklarasi perang melawan Nazi Jerman oleh Sekutu (termasuk Inggris dan Perancis) . Invasi Denmark dan Norwegia juga sama-sama tidak termotivasi oleh ideologi, tetapi oleh kebutuhan strategis untuk membentengi semua garis pantai di Eropa dalam persiapan invasi Sekutu di Eropa.

Dalam karyanya, Hitler menyalahkan kepala kesengsaraan Jerman di parlemen Republik Weimar, orang-orang Yahudi, Sosial Demokrat, serta Marxis. Ia mengumumkan bahwa ia ingin menghancurkan sistem parlementer, percaya itu pada prinsipnya menjadi korup, karena mereka yang mencapai kekuasaan oportunis melekat;

Mein Kampf telah tambahan telah diperiksa sebagai sebuah buku tentang kebijakan luar negeri. Misalnya, Hitler memprediksi tahapan munculnya politik Jerman di lokasi dunia: dalam tahap pertama, Jerman akan, melalui program masif-persenjataan kembali, menggulingkan belenggu Perjanjian Versailles dan aliansi formulir dengan Kerajaan Inggris dan Fasis Italia. Tahap kedua akan menampilkan perang melawan Perancis dan sekutu-sekutunya di Eropa Timur oleh pasukan gabungan dari Jerman, Inggris dan Italia. Tahap ketiga dan terakhir akan menjadi perang untuk menghancurkan apa yang Hitler lihat sebagai rezim "Yahudi-Bolshevik" di Uni Soviet bahwa Jerman akan memberikan "ruang hidup" diperlukan. Jerman sejarawan Andreas Hillgruber berlabel rencana terdapat dalam Mein Kampf sebagai Hitler "Stufenplan" ("tahap-demi-tahap rencana"). Istilah ini Stufenplan telah banyak digunakan oleh para sejarawan, meskipun harus dicatat bahwa istilah ini Hillgruber, bukan Hitler.

Buku Hitler merupakan produk waktu dan bukan buku yang mencerminkan setiap jenius masa depan, itu dipenuhi dengan prasangka dikumpulkan oleh Hitler selama bertahun-tahun formatif, eksposisi tentang politik Eropa sangat banyak pandangan terbatas masalah kontemporer. Bombastis, terbaca adalah ungkapan umum untuk pekerjaan ini. Apa yang menakjubkan adalah bahwa sebagian besar Eropa tidak pernah mengambil apa yang ada dalam buku-buku serius. Hitler jika ada cukup dimuka tentang memutar nya, gila, berprasangka, rasis, tidak ilmiah, pandangan konyol dari Jerman dan tempatnya di dunia. Ia buta terhadap realitas dunia, tidak mengerti politik dunia, tidak mengerti berapa banyak ia juga tunduk pada propaganda militeristik sebelum, selama dan sesudah Perang Dunia Pertama. Buta prasangka dan ilmu terdistorsi yang dijabarkan dalam Mein Kampf dan publik Jerman jatuh sebagian besar bersedia untuk itu dan membayar harga dalam waktu 20 tahun mendengarkan orang gila dan penjilat nya.

Mein Kampf, karena isinya rasis dan pengaruh sejarah Nazisme atas Eropa selama Perang Dunia II dan Holocaust, dianggap sebagai buku yang sangat kontroversial. Namun, kritik tidak datang hanya dari lawan langsung dari Nazisme. diktator fasis Italia dan sekutu Hitler ideologis dan militer, Benito Mussolini, dirinya berpengalaman dalam editing untuk surat kabar, juga kritis terhadap buku tersebut. Mussolini berusaha untuk membacanya, tapi ia kecewa, dan menyatakan bahwa Mein Kampf "sebuah buku tebal membosankan bahwa aku tidak pernah mampu membaca" dan mengatakan bahwa kepercayaan Hitler, seperti yang diungkapkan dalam buku ini, adalah "tidak lebih dari klise biasa. "

Di antara kritik yang datang dari lawan langsung dari Sosialisme Nasional adalah observasi Konrad Heiden bahwa isi Mein Kampf pada dasarnya adalah sebuah argumen politik dengan anggota lain dari Partai Nazi yang telah menampakkan diri menjadi teman Hitler, tapi siapa dia sebenarnya mencela di isi buku-kadang dengan tidak bahkan termasuk referensi kepada mereka.

Dalam Perang Dunia II, Winston Churchill merasa bahwa setelah kenaikan Hitler berkuasa, tidak ada buku lainnya pantas pengawasan yang lebih intensif.

Beberapa sejarawan telah berspekulasi bahwa pembaca yang lebih luas sebelum naik Hitler berkuasa, atau setidaknya sebelum pecahnya Perang Dunia II, mungkin telah memperingatkan dunia untuk bahaya Hitler akan menimbulkan bagi perdamaian di Eropa dan Holocaust bahwa ia akan mengejar . Sebuah terjemahan bahasa Inggris ringkasan diproduksi sebelum Perang Dunia II. Namun, Houghton Mifflin dihapus beberapa pernyataan anti-Semit dan militeristik lebih. Publikasi versi ini disebabkan Alan Cranston, seorang wartawan Amerika untuk United Press International di Jerman (dan kemudian seorang Senator AS dari California), untuk menerbitkan terjemahan sendiri ringkas dan dijelaskan. Cranston percaya versi ini lebih akurat mencerminkan isi buku dan niat Hitler. Pada tahun 1939, Cranston digugat oleh penerbit Hitler untuk pelanggaran hak cipta, dan hakim Connecticut memenangkan Hitler. Namun, pada saat publikasi versi Cranston adalah berhenti, 500.000 eksemplar sudah terjual.

Setelah menunjukkan miskin partai dalam pemilu 1928, Hitler percaya alasan kerugian adalah bahwa masyarakat tidak sepenuhnya memahami ide-idenya. Ia pensiun ke Munich untuk mendikte sekuel Mein Kampf yang difokuskan pada kebijakan luar negeri, memperluas gagasan Mein Kampf dan menyarankan bahwa sekitar tahun 1980, sebuah perjuangan terakhir akan berlangsung untuk menguasai dunia antara Amerika Serikat dan pasukan gabungan Greater Jerman dan Kerajaan Inggris.

Hanya dua salinan dari manuskrip 200-halaman awalnya dibuat, dan hanya satu ini pernah dipublikasikan. Dirahasiakan rahasia di bawah perintah Hitler, dokumen itu ditempatkan dalam keadaan aman penampungan serangan udara pada tahun 1935 di mana ia tetap sampai penemuannya oleh pejabat Amerika pada tahun 1945. Keaslian buku tersebut telah diverifikasi oleh Josef Berg (mantan karyawan rumah penerbitan Nazi Eher Verlag) dan Telford Taylor (mantan Brigadir Jenderal usar dan Chief Counsel di pengadilan kejahatan perang Nuremberg). Buku itu tidak diedit atau diterbitkan selama era Jerman Nazi dan tetap dikenal sebagai Zweites Buch (Buku Kedua). The Buch Zweites pertama kali ditemukan dalam arsip Nazi yang diadakan di Amerika Serikat oleh American sejarawan Yahudi Gerhard Weinberg pada tahun 1958. Tidak dapat menemukan penerbit Amerika, Weinberg berpaling ke mentornya, Hans Rothfels, dan rekannya, Martin Broszat, di Institut Sejarah Kontemporer di Munich, yang diterbitkan Zweites Buch pada tahun 1961. Edisi bajakan telah diterbitkan dalam bahasa Inggris di New York, 1962. Edisi bahasa Inggris pertama otoritatif tidak dipublikasikan hingga tahun 2003. jadi, itulah isi kurang lebihnya dari buku ''Mein Kampf''' . 

Jumat, 22 Mei 2015

Permen Gummy Beruang


Hasil gambar untuk gummibärchen

Wie geht's alle? pasti kalian tahu dong dengan permen gummy yang lucu ini? dan pasti kalian pernah mencipipinya kan?  Sebenarnya dari mana sih asal permen ini? Nah, ternyata Gummy Bear berasal dari kota Bonn di Jerman. Pencetus idenya bernama Hans Riegel. Ia mendirikan perusahaan permen yang bernama Haribo, berasal dari gabungan namanya HAns RIegel dan BOnn, kota tempat ia membuat permen.
Hans tentu ingin permennya laris dan bisa bersaing dengan produk permen lain. Pesaing Hans itu berhasil membuat permen dari gelatin yang lembut yang laris dijual. Hans pun segera mencari ide supaya permennya bisa laris juga. Suatu ketika Hans ikut festival jalanan dan melihat atraksi beruang menari. Dari situ ia terpikir ide membuat permen yang kenyal, rasa buah, dan berbentuk beruang menari. Permen itu kita kenal sekarang bernama Gummy Bear.
Dari Jerman, Gummy Bear pun mendunia. Hingga kini, di Indonesia sudah ada pabrik pembuatan permen jelly ini yang bekerja sama dengan pabrik permen gummy di Eropa. Bentuk permennya pun jadi bermacam-macam, tak hanya bentuk beruang. Ada bentuk donat, ikan, cacing, dinosaurus, burger, hotdog, pizza, dan lain-lain.
Permen jelly ini juga bisa kita berikan sebagai hadiah. Misalnya saja di Amerika Serikat dan Jepang. Di Amerika Serikat, ada yang pernah membuat permen Gummy Bear raksasa untuk hadiah Natal. Sementara di Jepang, permen jelly ini dibuat dalam bentuk tubuh anak laki-laki sebagai hadiah kepada anak perempuan di perayaan White Day .
Permen jelly ini tak hanya lucu tapi juga jenis permen yang aman dikonsumsi karena terbuat dari gelatin. Gelatin diambil dari kulit, tulang, dan jaringan pengikat pada sapi. Gelatin juga mengandung protein murni yang diperoleh dari jaringan kolagen kulit, tulang, atau ligamen hewan. Gelatin kering mengandung kira-kira 80% protein, 12% air, dan 4% mineral. Yup, protein itu bermanfaat bagi tubuh, misalnya untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.
Jadi, sudah tahukan permen gummy yang memiliki bentuk lucu ini tadinya berasal dari Jerman dan juga memiliki banyak manfaat untuk dikonsumsi sebagai cemilan guys.